Kelengkeng Pingpong

Bentuknya yang kecil-kecil lucu, serta cara penjualannya yang unik, biasanya sudah dikemas dalam gembolan-gembolan kecil, seberat 0,5 – 1 kg, membuat pembeli dengan mudahnya menjatuhkan pilihan untuk memboyong buah tropis ini. Terlebih setelah merasakan manis dan legitnya buah kelengkeng ini di lidah, membuat tidak menyesal untuk membeli lagi dan lagi.

Kelengkeng pingpong memilikiki beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan kelengkeng lain sehingga sangat cocok untuk dibudidayakan. Selain bisa tumbuh di dataran rendah kelengkeng pingpong memiliki ukuran buah yang besar sebesar bola pingpong. Dari sisi usia kelengkeng pingpong dapat berbuah dengan cepat yaitu pada usia 1,5 tahun sudah bisa mulai berbuah. Bila buah-buahan lain rata-rata berbuah satu tahun sekali, kelengkeng pingpong dapat berbuah lebih dari satu kali dalam satu tahun. Boleh dikatakan Kelengkeng Pingpong berbuah dengan tidak mengenal musim karena buah bisa tumbuh dari ranting-ranting secara bergantian. Bagi masyarakat perkotaan yang memiliki lahan terbatas, kelengkeng pingpong bisa ditanam pada lahan sempit bahkan pada media pot. Dengan beberapa kelebihan terdebut membuat kelengkeng pingpong menjadi potensi agribisnis yang cukup mengiurkan.

Mari kita mulai Agribisnis kelengkeng ini dengan pembibitan. Harga bibit kelengkeng pingpong cukup bervariasi tergantung pada ukurannya, misalnya untuk ukuran 15 cm sampai 20 harganya 20 ribu untuk yang berasal dari biji sementara yang berasal dari okulasi berukuran 60 cm seharga 40 ribu. Keunggulan bibit dari okulasi adalah lebih cepat berbuah dibandingkan bibit dari biji, sehingga lebih banyak digemari pembeli. Selain itu Pak Isto juga menyediakan pohon kelengkeng pingpong dalam bentuk pot. Harga tergantung pada ukurannya ada yang seharga 250 ribu bahkan 2.5 juta.

Untuk mendukung hasil yang maksimal dalam budi daya kelengkeng Pingpong ini ada beberapa langkah perawatan yang harus dilakukan antara lain: Menyiapkan lubang sebelum kelengkeng pingpong ditanam. Untuk bibit yang mesar ukuran lubang adalah 0.75m x 0.75m x 0.75m sedangkan untuk bibit kecil ukuran 0.5mx0.5mx0.5m. Jarak ideal antar tanaman dalam kebun antara 5 sampai 6 meter. Media tanaman adalah Pupuk Kandang dan Tanah 1:2 dan diamkan dalam lubang selama 7 hari sebelum bibit di tanam. Lakukan pemangkasan pada ranting setelah mencapai ketinggian 1.5 meter. Hal ini dilakukan untuk memperbanyak ranting sehingga kelengkeng pingpong berbuah lebih banyak. Pola pelangkasan dengan sistem 1:3:9.

Lakukan Pemupukan 3 kali dalam setahun. Penanaman dalam pot dengan komposisi media tanam 2:1:1 (tanah:pupuk kandang:sekam). Dengan perawatan yang baik meliputi proses dangir, pemupukan dan penyirama teratur dalam 1.5 tahun bibit yang berasal dari okulasi akan mulai berbuah, sedangkan bibit dari biji akan berbuah pada usia 2.5 tahun.

Harga yang relatif tinggi di pasaran tentu akan menjadi pilihan alternatif dalam agrobisnis meskipun bagi seorang pemula. Karena itu, sekarang saatnya yang muda-mudi, yang bertani!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: