Botram

Rame-rame duduk bersila mengelilingi nasi liwet
di atas setandan daun pisang yang dipenuhi
peda beureum dan ditaburi sambel jengky super pedas,
benar-benar fantastis. Kebiasan yang sekarang terasa langka
itu biasa dilakukan menjelang tibanya bulan Ramadhan atau
yang lebih dikenal dengan sebutan Munggahan.

Menu utama nasi liwet + peda beureum + jengky
merupakan menu khas yang tak bisa tergantikan.

Tunggu-tunggu,…Jengky ???

Ya, Tapi jangan underestimate dulu terhadap makanan
bernama latin keren Phitecollobium Lobatum Benth ini.
Saya berani bilang kalau kamu tidak suka Jengky, maka kamu
orang merugi.
kenapa ? ini jawabannya…..

Jengky sesungguhnya termasuk bahan pangan kaya gizi.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa jengky kaya karbohidrat,
protein, vitamin A, B, dan C, fosfor, kalsium, alkaloid,
minyak atsiri, steroid, glikosida, tanin, dan saponin.

Dalam 100 gram biji jengky, terkandung energi 133 kkal,
protein 23,3 gram, karbohidrat 20,7 gram, vitamin A 240 SI,
vitamin B 0,7 mg, vitamin C 80 mg, fosfor 166,7 mg,
kalsium 140 mg, besi 4,7 mg, dan air 49,5 gram.

Karena jengky kaya akan zat besi, maka jengky sering
dianjurkan bagi para penderita anemia. Jengky juga sangat baik
bagi kesehatan tulang karena tinggi kandungan kalsium,
yaitu 140 mg/100 g. Peran kalsium pada umumnya berfungsi untuk
membantu pembentukan tulang dan gigi, serta mengatur
proses biologis dalam tubuh.

Bahkan Jengky merupakan sumber protein yang baik,
yaitu 23,3 g per 100 g bahan. Kadar proteinnya jauh melebihi
tempe yang selama ini dikenal sebagai sumber protein nabati,
yaitu hanya 18,3 g per 100 g.

Nah lho,…!!!


Tak kenak, maka tak sayang
tak coba, maka tak bau

Tapi jangan terlalu risau dengan baunya. Penyebab bau itu sendiri
karena dalam Jengky terdapat asam amino yang cukup tinggi,
asam amino yang didominasi unsur sulfur atau yang lebih dikenal
dengan belerang akan terdegradasi atau terpecah
sehingga membentuk komponen plavor yang berbentuk gas
dengan aroma yang sangat bau.
Untuk menghilangkan bau dari Jengky ini sangat gampang caramya,
yaitu dengan cara makan Pety, maka baunya akan hilang dan
tergantikan dengan bau Pety.

SERIUS

Untuk menghilangkan bau Jengky, bisa dilakukan dengan cara
makan cokelat, apapun bentuknya, bisa batangan, stick atau pasta
yang berfungsi untuk menetralisir kadar sulfur dalam mulut kita.
Kalu tidak suka makan cokelat, kamu bisa menggantinya dengan
mengunyah beras (cukup beberapa butir saja, jangan dua karung).
mudah-mudahan dengan cara itu kamu akan mulai berani makan Jengky.
Kalo mulutnya tetap bau, mungkin itu sudah nasib kali ya,…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: